INTERNET UNTUK PENDIDIKAN
Oleh : Moh. Luthfi
Hakim
Pada
abad ke 21, komputer menjadi suatu media yang sangat dibutuhkan di dunia,
terlebih dengan teknologi lain yang telah ditanamkan di dalamnya yaitu jaringan
internet. Jaringan internet adalah jaringan komputer yang mampu menghubungkan
komputer di seluruh dunia, sehingga informasi dalam berbagai jenis dan dalam
berbagai bentuk dapat dikomunikasikan antar belahan dunia secara cepat dan luas.
Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi
baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas.
Disadari
atau tidak perkembangan inteernet turut memperngaruhi pola interaksi masyarakat
dalam berbagai aspek: budaya, sosaial, ekonomi, dan politik. Internet pula
berkontribusi dalam pembangunan individu, kelompok masyarakat, komunitas,
perusahaan, lembaga pemerintah, perusahaan hingga bangsa dan negara.
Dalam
meningkatkan mutu pendidikan sebuah masyarakat dan menyambut perkembangan
teknologi komunikasi di abad ke 21 ini, prestis ilmu semakin tinggi. Arus
informasi dari satu tenat ke tempat lain semakin cepat. Transfer informasi
menggunakan media berupa internet. Melalui internet seseorang dapat mengakses
dan mentransfer ilmu pengetahuaannya demi kemajuan bersama. Jarak tidak lagi
menjadi masalah bagi sesorang yang menuntut ilmu karena internet tidak mengenal
batas batas gegofrafi.
Nah
penggunaan internet dalam dunia pendidikan sudah jamak dilakukan saat ini. Setiap lembaga pendidikan baik formal maupun
non formal telah memanfaatkan jasa internet. Fenomena ini tentu mendorong
pendidikan dalam menyelesaikan persoalan yang selama ini dihadapi. Sebgai
contoh, info pendaftarn sekolah bisa saat ini bisa dilakukan secara online.
Calon siswa tidak perlu lagi berbondong-bondong mendatangi sekolah untuk
mendaftar. Begitu juga dengan informasi beasiswa yang diselenggrakan oleh
lembaga-lembaga sudah mudah didapat melalui internet. Di samping itu internet
juga dijadikan sebuah lembaga pendidikan sebagai sarana untuk meningkatkan
kualitasnya sehingga persaingan antar lembaga pendidikan akan semakin ketat.
Kita juga
tidak dapat meyangkal dunia pendidikan lah yang lebih banyak diuntungkan oleh
internet, terutama para mahasiswa. Dengan internet mahasiswa dapat menemukan
berbagai refersnsi, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang dipublikasikan. Mahasiswa
tidak perlu mengelilingi rak perpustakaan untuk menemukan informasi yang mereka
perlukan. Selain itu berbagai macam e-book, baik yang berbeyar maupun yang
tidak berbayar, dapat diperoleh mahasiswa dalam menunjang belajar. Cukup dengan
media penyimpanan seperti flashdik mahasiswa dapat mengambilnya.
Perkembangan
internet yang diikuti oleh dunia pendidikan juga mempengaruhi konsep
pembelajaran di sekolah atau kampus. Muncul ide berupa pengalihan pembelajarn
dari tatap muka di kelas ke tatap muka di depan layar komputer, atau yang biasa
kita kenal sebagai homeschooling. Pergeseran konsep ini mempengaruhi softskill
siswa/mahasiswa dalam pengembangan diri. Tidak akan dijumpai lagi kerja sama
tim dalam kelas, diskusi, dan kegiatan-kegiatan lain yang membutuhkan kekompakan.
Fenomena ini merupakan salah satu dampak negatif dari sekian banyak dampak
negatif keberadaan internet. Yang jelas dengan internetlah kita dapat menikmati
segala kelbihannya dalam memeprmudah pembelajaran kita. Dan setidaknya saya
yang masih berstatus sebagai mahasiswa sangat merasakan dampak positif internet
dan memaksimalkan pemanfaattannya untuk berbagai kebaikan. JJJ

Tidak ada komentar:
Posting Komentar